SHARE
Home > News > Features > 4 Cara Halus Menolak Ajakan Nongkrong di Tengah Pandemi
4 Cara Halus Menolak Ajakan Nongkrong di Tengah Pandemi

4 Cara Halus Menolak Ajakan Nongkrong di Tengah Pandemi

04 September 2020 17:20 WIB Serpong New Normal COVID-19 Features

COVID-19 masih terus mengalami pertambahan kasus di Indonesia. Tentunya, hal tersebut membuat kamu merasa jenuh karena harus terus berdiam diri di rumah.

Namun, banyak juga ajakan nongkrong dari teman yang membuat kamu bimbang. Sebenarnya, ada cara halus menolak ajakan nongkrong di tengah pandemi.

Baca juga: Begini Cara Anak Kos Bertahan Hidup di Tengah Pandemi

Berkumpul bersama teman memang sangat dinantikan, tetapi sebaiknya kamu berdiam diri saja di rumah untuk menekan angka penyebaran COVID-19. Dilansir dari Merahputih.com, berikut ini adalah cara menolak ajakan nongkrong di tengah pandemi:

1. Menolak Secara Halus

Tolak secara halus tanpa perlu menyakiti perasaan teman kamu
Tolak secara halus tanpa perlu menyakiti perasaan teman kamu. (Unsplash/Isaiah Rustad)

Tak perlu ribet, kamu bisa menolak secara halus dan mengatakannya secara jujur. Misalnya, katakan "Aku rindu sekali bercengkrama dengan kamu, tapi masih khawatir dengan COVID-19. Apalagi, aku punya orang tua yang harus dijaga di rumah."

Jangan lupa untuk menyertakan emoji menyenangkan agar kamu tidak terkesan jutek atau menolak ajakan nongkrong secara mentah-mentah.

2. Tunggu hingga Pandemi Berakhir

Tunggu pandemi berakhir agar nongkrong bisa lebih nyaman
Tunggu hingga pandemi berakhir agar nongkrong bisa lebih nyaman. (Unsplash/Edwin Hooper)

Kamu bisa juga mengatakan ingin sekali mengikuti ajakan nongkrong teman, namun menunggu hingga pandemi berakhir. Jangan khawatir, karena pandemi COVID-19 pasti akan segera berakhir. Nantinya, ada waktu yang tepat untuk nongkrong lagi bersama teman dan sahabat.

Baca juga: Tempat Wisata di Serpong yang Wajib Kamu Kunjungi Pasca Pandemi COVID-19

Cara menolak ajakan nongkrong di tengah pandemi lainnya adalah mengatakan: "Aku ingin sekali nongkrong sama kamu dan banyak yang ingin diceritakan. Namun, tunggu hingga pandemi berakhir ya supaya lebih nyaman nongkrongnya."

3. Jangan Berbohong

Jangan gunakan alasan yang dibuat-buat, jujur dan katakan alasan yang logis
Jangan gunakan alasan yang dibuat-buat, jujur, dan katakan alasan yang logis. (Unsplash/Pawel Czerwinski)

Sebaiknya, kamu jangan berbohong dengan alasan yang dibuat-buat saat diajak nongkrong. Misalnya, kamu bisa mengatakan jika ada banyak pekerjaan yang harus diselesaikan atau tugas yang menumpuk.

Jika menggunakan alasan tersebut, biasanya mereka akan mencari tanggal lain agar kamu bisa ikut nongkrong dan kehabisan alasan. Jadi, kamu jujur saja dengan alasan yang logis. Misalnya, kamu memiliki anggota keluarga yang masih bayi dan cukup berisiko jika harus nongkrong.

4. Alternatif untuk Mengajak Ketemu

Banyak alternatif untuk bercengkrama tanpa harus ketemuan
Banyak alternatif untuk bercengkerama tanpa harus ketemuan, salah satunya adalah video call. (Unsplash/Christ Montgomery)

Ada beberapa alternatif untuk ketemuan tanpa harus keluar rumah. Cara untuk menerima ajakan teman kamu bisa menggunakan kalimat halus dan nongkrong secara virtual.

Kamu bisa mengatakan: "Sepertinya nongkrong dan bertemu secara langsung mengasyikkan, tapi aku masih khawatir jika harus keluar rumah. Sebaiknya, kita video call saja, karena aku ingin banyak bercerita."

Itulah tadi beberapa cara halus menolak ajakan nongkrong di tengah pandemi. Meski begitu, kamu harus menolaknya secara baik-baik supaya temanmu mengerti. Jika terpaksa nongkrong di luar rumah, pastikan telah menerapkan protokol kesehatan. (Andrew)

Baca juga: Protokol Kesehatan COVID-19 di The Breeze BSD City yang Harus Kamu Patuhi!

Soffi Amira P.
[email protected]

Side.id - Media Kawasan Alam Sutera, BSD dan Gading Serpong

Merupakan media untuk memberikan rekomendasi tempat yang berdasarkan lokasi, rating, dan kategori yang diinginkan. Sudah punya usaha bisnis dan ingin menyampaikan profil bisnis Anda kepada pembaca setia? Daftarkan sekarang! Gratis!
Home > Blog > Features > 4 Cara Halus Menolak Ajakan Nongkrong di Tengah Pandemi

4 Cara Halus Menolak Ajakan Nongkrong di Tengah Pandemi

04 September 2020 17:20 WIB
Serpong New Normal COVID-19 Features

COVID-19 masih terus mengalami pertambahan kasus di Indonesia. Tentunya, hal tersebut membuat kamu merasa jenuh karena harus terus berdiam diri di rumah.

Namun, banyak juga ajakan nongkrong dari teman yang membuat kamu bimbang. Sebenarnya, ada cara halus menolak ajakan nongkrong di tengah pandemi.

Baca juga: Begini Cara Anak Kos Bertahan Hidup di Tengah Pandemi

Berkumpul bersama teman memang sangat dinantikan, tetapi sebaiknya kamu berdiam diri saja di rumah untuk menekan angka penyebaran COVID-19. Dilansir dari Merahputih.com, berikut ini adalah cara menolak ajakan nongkrong di tengah pandemi:

1. Menolak Secara Halus

Tolak secara halus tanpa perlu menyakiti perasaan teman kamu
Tolak secara halus tanpa perlu menyakiti perasaan teman kamu. (Unsplash/Isaiah Rustad)

Tak perlu ribet, kamu bisa menolak secara halus dan mengatakannya secara jujur. Misalnya, katakan "Aku rindu sekali bercengkrama dengan kamu, tapi masih khawatir dengan COVID-19. Apalagi, aku punya orang tua yang harus dijaga di rumah."

Jangan lupa untuk menyertakan emoji menyenangkan agar kamu tidak terkesan jutek atau menolak ajakan nongkrong secara mentah-mentah.

2. Tunggu hingga Pandemi Berakhir

Tunggu pandemi berakhir agar nongkrong bisa lebih nyaman
Tunggu hingga pandemi berakhir agar nongkrong bisa lebih nyaman. (Unsplash/Edwin Hooper)

Kamu bisa juga mengatakan ingin sekali mengikuti ajakan nongkrong teman, namun menunggu hingga pandemi berakhir. Jangan khawatir, karena pandemi COVID-19 pasti akan segera berakhir. Nantinya, ada waktu yang tepat untuk nongkrong lagi bersama teman dan sahabat.

Baca juga: Tempat Wisata di Serpong yang Wajib Kamu Kunjungi Pasca Pandemi COVID-19

Cara menolak ajakan nongkrong di tengah pandemi lainnya adalah mengatakan: "Aku ingin sekali nongkrong sama kamu dan banyak yang ingin diceritakan. Namun, tunggu hingga pandemi berakhir ya supaya lebih nyaman nongkrongnya."

3. Jangan Berbohong

Jangan gunakan alasan yang dibuat-buat, jujur dan katakan alasan yang logis
Jangan gunakan alasan yang dibuat-buat, jujur, dan katakan alasan yang logis. (Unsplash/Pawel Czerwinski)

Sebaiknya, kamu jangan berbohong dengan alasan yang dibuat-buat saat diajak nongkrong. Misalnya, kamu bisa mengatakan jika ada banyak pekerjaan yang harus diselesaikan atau tugas yang menumpuk.

Jika menggunakan alasan tersebut, biasanya mereka akan mencari tanggal lain agar kamu bisa ikut nongkrong dan kehabisan alasan. Jadi, kamu jujur saja dengan alasan yang logis. Misalnya, kamu memiliki anggota keluarga yang masih bayi dan cukup berisiko jika harus nongkrong.

4. Alternatif untuk Mengajak Ketemu

Banyak alternatif untuk bercengkrama tanpa harus ketemuan
Banyak alternatif untuk bercengkerama tanpa harus ketemuan, salah satunya adalah video call. (Unsplash/Christ Montgomery)

Ada beberapa alternatif untuk ketemuan tanpa harus keluar rumah. Cara untuk menerima ajakan teman kamu bisa menggunakan kalimat halus dan nongkrong secara virtual.

Kamu bisa mengatakan: "Sepertinya nongkrong dan bertemu secara langsung mengasyikkan, tapi aku masih khawatir jika harus keluar rumah. Sebaiknya, kita video call saja, karena aku ingin banyak bercerita."

Itulah tadi beberapa cara halus menolak ajakan nongkrong di tengah pandemi. Meski begitu, kamu harus menolaknya secara baik-baik supaya temanmu mengerti. Jika terpaksa nongkrong di luar rumah, pastikan telah menerapkan protokol kesehatan. (Andrew)

Baca juga: Protokol Kesehatan COVID-19 di The Breeze BSD City yang Harus Kamu Patuhi!

Soffi Amira P.
[email protected]
Baru Dibuka

Lumiere Kitchen & Wardrobe

Jl. Kp. Dongkol, Tangerang, Banten, 15320

Buka pukul 10:00 - 18:00 Tutup

Side.id - Media Kawasan Alam Sutera, BSD dan Gading Serpong

Merupakan media untuk memberikan rekomendasi tempat yang berdasarkan lokasi, rating, dan kategori yang diinginkan. Sudah punya usaha bisnis dan ingin menyampaikan profil bisnis Anda kepada pembaca setia? Daftarkan sekarang! Gratis!