SHARE
Home > News > News > Bahaya Spyware Pegasus yang Bikin Geram Sejumlah Bos Sosial Media

Bahaya Spyware Pegasus yang Bikin Geram Sejumlah Bos Sosial Media

01 August 2021 11:30 WIB Merahputih Spyware Pegasus

Spyware Pegasus kembali menjadi perangkat lunak peretas yang diperbincangkan di sosial media belakangan ini. Perangkat lunak dengan jenis Spyware ini di ketahui digunakan dalam memata-matai sejumlah jurnalis, politisi, aktivis, hingga pemerintah di sejumlah negara.

Meski, bukan pertama kalinya muncul dan menjadi ancaman di dunia. Spyware ini berhasil membuat sejumlah pihak merasa geram dan mengambil Langkah tertentu untuk mencegah ancaman perangkat lunak ini.

Fakta Seputar Spyware Pegasus

Menjadi momok menakutkan bagi sejumlah petinggi media dan tokoh penting. Berikut ini fakta seputar Spyware Pegasus yang perlu untuk kamu ketahui:

Spyware Pegasus sudah menyerang sekitar 50.000 perangkat, pengguna smartphone bisa dirugikan. (Ilustrasi/CNET)

1. Software Mata-Mata Buatan Israel

Software yang diketahui memiliki kemampuan yang handal dalam tugas memata-matai ini. Merupakan, perangkat lunak yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi asal Israel, NSO group.

Melansir sejumlah sumber, ancaman virus ini diketahui berdasarkan laporan yang dikeluarkan Amnesty Internasional. Laporan tersebut berisi siapa saja target sasaran dari software tersebut.

2. Lebih Canggih Dari Versi Terdahulunya

Telah dikenal sejak tahun 2016 yang lalu, software ini menyerang korbannya dengan menggunakan metode spear phishing, yaitu metode memanipulasi korban untuk mengklik sejumlah link yang berisi Spyware Pegaxus. Namun, untuk versi yang saat ini menjadi perbincangan merupakan versi yang lebih cangging.

Sebab, kini Spyware tersebut dipasang dengan menyelinap pada sistem keamanan sejumlah aplikasi umum yang terdapat pada smartphone.

3. Dapat Menyadap Aktivitas Pengguna Smartphone

Dikategorikan sebagai Spyware yang berbahaya yang dapat melakukan berbagai aktivitas penyadapan. Pegasus diketahui telah menjangkit sekitar 50.000 perangkat yang tersebar di seluruh dunia.

Melansir berbagai sumber, Spyware ini dapat mengaktifkan microphone, hingga kamera untuk memata-matai korbannya. Selain itu, teks percakapan pada aplikasi hingga lokasi pengguna dan hal lain juga dapat diketahui.

4. Tidak Dapat Dideteksi Oleh Awam

Melansir berbagai sumber, spyware ini belum dapat di deteksi oleh pengguna awam. Sebab, perangkat lunak ini terus diperbaharui oleh penciptanya untuk sulit terdeteksi. Diantaranya adalah dengan membuatnya berjalan dalam ruang penyimpanan sementara (RAM).

Sehingga ketika perangkat dimuat ulang atau dimatikan seluruh jejak perangkat lunak ini akan hilang dan tereset kembali seakan belum pernah terjangkin spyware pegaus. Hingga saat ini belum ada antivirus yang dapat mendeteksi spyware tersebut.

5. Perangkat Deteksi Sedang Dikembangkan

Sebenarnya Amnesty Internasional sedang mengembangkan sebuah perangkat yang dapat digunakan untuk mendeteksi kehadiran Spyware Pegasus yang di beri nama Mobile Verification Toolkit (MVT).

Sayangnya alat tersebut masih berupa sekumpulan kode-kode yang disimpat di dalam penyimpanan kode GitHub dan bukan berupa aplikasi yang dapat di install secara umum pada smartphone.

Namun MVT saat ini hanya dapat mendeteksi. Jika memang ternyata ditemukan adanya Pegasus di dalam perangkat solusi satu-satunya adalah dengan mengganti perangkat baru seperti yang di lakukan Presiden Perancis, Emmanuel Marcon beberapa waktu yang lalu. (PAB)

Pradia Eggi
eggi@side.id

Side.id - Media Kawasan Alam Sutera, BSD dan Gading Serpong

Merupakan media untuk memberikan rekomendasi tempat yang berdasarkan lokasi, rating, dan kategori yang diinginkan. Sudah punya usaha bisnis dan ingin menyampaikan profil bisnis Anda kepada pembaca setia? Daftarkan sekarang! Gratis!
Home > Blog > News > Bahaya Spyware Pegasus yang Bikin Geram Sejumlah Bos Sosial Media

Bahaya Spyware Pegasus yang Bikin Geram Sejumlah Bos Sosial Media

01 August 2021 11:30 WIB
Merahputih Spyware Pegasus

Spyware Pegasus kembali menjadi perangkat lunak peretas yang diperbincangkan di sosial media belakangan ini. Perangkat lunak dengan jenis Spyware ini di ketahui digunakan dalam memata-matai sejumlah jurnalis, politisi, aktivis, hingga pemerintah di sejumlah negara.

Meski, bukan pertama kalinya muncul dan menjadi ancaman di dunia. Spyware ini berhasil membuat sejumlah pihak merasa geram dan mengambil Langkah tertentu untuk mencegah ancaman perangkat lunak ini.

Fakta Seputar Spyware Pegasus

Menjadi momok menakutkan bagi sejumlah petinggi media dan tokoh penting. Berikut ini fakta seputar Spyware Pegasus yang perlu untuk kamu ketahui:

Spyware Pegasus sudah menyerang sekitar 50.000 perangkat, pengguna smartphone bisa dirugikan. (Ilustrasi/CNET)

1. Software Mata-Mata Buatan Israel

Software yang diketahui memiliki kemampuan yang handal dalam tugas memata-matai ini. Merupakan, perangkat lunak yang dikembangkan oleh perusahaan teknologi asal Israel, NSO group.

Melansir sejumlah sumber, ancaman virus ini diketahui berdasarkan laporan yang dikeluarkan Amnesty Internasional. Laporan tersebut berisi siapa saja target sasaran dari software tersebut.

2. Lebih Canggih Dari Versi Terdahulunya

Telah dikenal sejak tahun 2016 yang lalu, software ini menyerang korbannya dengan menggunakan metode spear phishing, yaitu metode memanipulasi korban untuk mengklik sejumlah link yang berisi Spyware Pegaxus. Namun, untuk versi yang saat ini menjadi perbincangan merupakan versi yang lebih cangging.

Sebab, kini Spyware tersebut dipasang dengan menyelinap pada sistem keamanan sejumlah aplikasi umum yang terdapat pada smartphone.

3. Dapat Menyadap Aktivitas Pengguna Smartphone

Dikategorikan sebagai Spyware yang berbahaya yang dapat melakukan berbagai aktivitas penyadapan. Pegasus diketahui telah menjangkit sekitar 50.000 perangkat yang tersebar di seluruh dunia.

Melansir berbagai sumber, Spyware ini dapat mengaktifkan microphone, hingga kamera untuk memata-matai korbannya. Selain itu, teks percakapan pada aplikasi hingga lokasi pengguna dan hal lain juga dapat diketahui.

4. Tidak Dapat Dideteksi Oleh Awam

Melansir berbagai sumber, spyware ini belum dapat di deteksi oleh pengguna awam. Sebab, perangkat lunak ini terus diperbaharui oleh penciptanya untuk sulit terdeteksi. Diantaranya adalah dengan membuatnya berjalan dalam ruang penyimpanan sementara (RAM).

Sehingga ketika perangkat dimuat ulang atau dimatikan seluruh jejak perangkat lunak ini akan hilang dan tereset kembali seakan belum pernah terjangkin spyware pegaus. Hingga saat ini belum ada antivirus yang dapat mendeteksi spyware tersebut.

5. Perangkat Deteksi Sedang Dikembangkan

Sebenarnya Amnesty Internasional sedang mengembangkan sebuah perangkat yang dapat digunakan untuk mendeteksi kehadiran Spyware Pegasus yang di beri nama Mobile Verification Toolkit (MVT).

Sayangnya alat tersebut masih berupa sekumpulan kode-kode yang disimpat di dalam penyimpanan kode GitHub dan bukan berupa aplikasi yang dapat di install secara umum pada smartphone.

Namun MVT saat ini hanya dapat mendeteksi. Jika memang ternyata ditemukan adanya Pegasus di dalam perangkat solusi satu-satunya adalah dengan mengganti perangkat baru seperti yang di lakukan Presiden Perancis, Emmanuel Marcon beberapa waktu yang lalu. (PAB)

Pradia Eggi
eggi@side.id
Baru Dibuka

Lumiere Kitchen & Wardrobe

Jl. Kp. Dongkol, Tangerang, Banten, 15320

Buka pukul 10:00 - 18:00 Tutup

Side.id - Media Kawasan Alam Sutera, BSD dan Gading Serpong

Merupakan media untuk memberikan rekomendasi tempat yang berdasarkan lokasi, rating, dan kategori yang diinginkan. Sudah punya usaha bisnis dan ingin menyampaikan profil bisnis Anda kepada pembaca setia? Daftarkan sekarang! Gratis!