SHARE
Home > News > News > Biaya Transfer Antarbank Turun, Ini Daftar Lengkapnya

Biaya Transfer Antarbank Turun, Ini Daftar Lengkapnya

27 October 2021 15:19 WIB Merahputih Bank Indonesia News

Bank Indonesia (BI) bakal segera mengoperasikan sistem BI-FAST Payment untuk tahap pertama pada Desember 2021. Dengan kehadiran sistem ini, maka biaya transfer antar bank turun.

Bank Sentral nantinya akan menetapkan tarif transaksi BI-FAST yang dikenakan BI kepada bank peserta sebesar Rp 19,- per transaksinya. Sedangkan untuk tarif maksimal dari bank ke nasabah, akan dikenakan biaya sebesar Rp 2.500,- per transaksi.

Ilustrasi transfer antarbank
Ilustrasi transfer antarbank. (Foto: Eduardo Soares/Pexels)

Tentunya, biaya tersebut lebih murah dibanding tarif Sistem Kriling Nasional Bank Indonesia (SKNBI) yang berlaku saat ini, yaitu sebesar Rp 2.900,- per transaksi.

"Tarif Rp 2.500,- adalah (biaya) maksimum. Bagi peserta atau bank yang bisa menawarkan lebih murah silakan, kemudian kami sangat mendukung itu," kata Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo yang dikutip dari Kompas, Senin (25/10/2021).

Baca juga: BCA Buka Lowongan Kerja untuk Fresh Graduate, Cek di Sini!

Lalu, batas maksimum nominal transaksi lewat sistem BI-FAST adalah Rp 250 juta per transaksi. Angka itu ditetapkan oleh Bank Sentral, karena mengingat penggunaan sistem BI-FAST yang dikhususkan untuk pembayaran ritel.

Pada tahap awal Desember 2021, implementasi BI-FAST akan berfokus pada layanan transfer kredit individual. Kemudian, layanan BI-FAST bakal diperluas secara bertahap yang meliputi layanan bulk credit, direct debit, dan request for payment.

Sistem BI-FAST akan Diadopsi oleh 22 Bank
Ilustrasi bank yang mengadopsi sistem BI-FAST
Ilustrasi bank yang mengadopsi sistem BI-FAST. (Foto: Nothing Ahead/Pexels)

Selanjutnya, pelaksanaan tahap pertama sistem BI-FAST akan diadopsi oleh 22 bank terlebih dahulu. Berikut ini adalah daftarnya:

  1. BTN
  2. Bank Permata
  3. Bank Mandiri
  4. CIMB Niaga
  5. Bank Danamon
  6. DBS Indonesia
  7. HSBC
  8. BCA
  9. UOB
  10. BNI
  11. Bank Mega
  12. BRI
  13. BSI
  14. UUS BTN
  15. OCBC NISP
  16. UUS CIMB Niaga
  17. UUS Permata
  18. UUS Danamon
  19. BCA Syariah
  20. Citibank
  21. Bank Sinarmas
  22. Bank Woori

Baca juga: Jasa Marga Uji Coba FLO, Transaksi Pembayaran Tol Tidak Perlu Berhenti

Berdasarkan informasi, jumlah peserta BI-FAST akan bertambah menjadi 22 penyelenggara pada tahap kedua atau pekan keempat Januari 2022. Berikut adalah daftar bank peserta tersebut:

  1. Bank Sahabat Sampoerna
  2. KSEI
  3. Bank Maspion
  4. Bank Harda Internasional
  5. BRI Agroniaga
  6. KEB Hana
  7. Bank Mantap
  8. Ina Perdana
  9. UUS Jatim
  10. Bank Nobu
  11. Multi Artha Sentosa
  12. Bank Jatim
  13. Bank Mestika Dharma
  14. UUS OCBC NISP
  15. Bank Ganesha
  16. Bank Jateng
  17. UUS Sinarmas
  18. Bank Digital BCA
  19. UUS Bank Jateng
  20. BPD Bali
  21. Standard Chartered
  22. Bank Papua

BI juga menyatakan, bahwa jumlah peserta BI-FAST masih berpotensi untuk bertambah ke depannya. Penurunan biaya transfer antarbank ini bertujuan untuk mendukung konsolidasi industri dan integrasi ekonomi serta keuangan digital (EKD) nasional secara end to end.

Baca juga: Digital Hub Ikut Berkontribusi dalam Pengembangan Ekonomi Digital di BSD City

Soffi Amira Putri
soffi@side.id

Side.id - Media Kawasan Alam Sutera, BSD dan Gading Serpong

Merupakan media untuk memberikan rekomendasi tempat yang berdasarkan lokasi, rating, dan kategori yang diinginkan. Sudah punya usaha bisnis dan ingin menyampaikan profil bisnis Anda kepada pembaca setia? Daftarkan sekarang! Gratis!
Home > Blog > News > Biaya Transfer Antarbank Turun, Ini Daftar Lengkapnya

Biaya Transfer Antarbank Turun, Ini Daftar Lengkapnya

27 October 2021 15:19 WIB
Merahputih Bank Indonesia News

Bank Indonesia (BI) bakal segera mengoperasikan sistem BI-FAST Payment untuk tahap pertama pada Desember 2021. Dengan kehadiran sistem ini, maka biaya transfer antar bank turun.

Bank Sentral nantinya akan menetapkan tarif transaksi BI-FAST yang dikenakan BI kepada bank peserta sebesar Rp 19,- per transaksinya. Sedangkan untuk tarif maksimal dari bank ke nasabah, akan dikenakan biaya sebesar Rp 2.500,- per transaksi.

Ilustrasi transfer antarbank
Ilustrasi transfer antarbank. (Foto: Eduardo Soares/Pexels)

Tentunya, biaya tersebut lebih murah dibanding tarif Sistem Kriling Nasional Bank Indonesia (SKNBI) yang berlaku saat ini, yaitu sebesar Rp 2.900,- per transaksi.

"Tarif Rp 2.500,- adalah (biaya) maksimum. Bagi peserta atau bank yang bisa menawarkan lebih murah silakan, kemudian kami sangat mendukung itu," kata Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo yang dikutip dari Kompas, Senin (25/10/2021).

Baca juga: BCA Buka Lowongan Kerja untuk Fresh Graduate, Cek di Sini!

Lalu, batas maksimum nominal transaksi lewat sistem BI-FAST adalah Rp 250 juta per transaksi. Angka itu ditetapkan oleh Bank Sentral, karena mengingat penggunaan sistem BI-FAST yang dikhususkan untuk pembayaran ritel.

Pada tahap awal Desember 2021, implementasi BI-FAST akan berfokus pada layanan transfer kredit individual. Kemudian, layanan BI-FAST bakal diperluas secara bertahap yang meliputi layanan bulk credit, direct debit, dan request for payment.

Sistem BI-FAST akan Diadopsi oleh 22 Bank
Ilustrasi bank yang mengadopsi sistem BI-FAST
Ilustrasi bank yang mengadopsi sistem BI-FAST. (Foto: Nothing Ahead/Pexels)

Selanjutnya, pelaksanaan tahap pertama sistem BI-FAST akan diadopsi oleh 22 bank terlebih dahulu. Berikut ini adalah daftarnya:

  1. BTN
  2. Bank Permata
  3. Bank Mandiri
  4. CIMB Niaga
  5. Bank Danamon
  6. DBS Indonesia
  7. HSBC
  8. BCA
  9. UOB
  10. BNI
  11. Bank Mega
  12. BRI
  13. BSI
  14. UUS BTN
  15. OCBC NISP
  16. UUS CIMB Niaga
  17. UUS Permata
  18. UUS Danamon
  19. BCA Syariah
  20. Citibank
  21. Bank Sinarmas
  22. Bank Woori

Baca juga: Jasa Marga Uji Coba FLO, Transaksi Pembayaran Tol Tidak Perlu Berhenti

Berdasarkan informasi, jumlah peserta BI-FAST akan bertambah menjadi 22 penyelenggara pada tahap kedua atau pekan keempat Januari 2022. Berikut adalah daftar bank peserta tersebut:

  1. Bank Sahabat Sampoerna
  2. KSEI
  3. Bank Maspion
  4. Bank Harda Internasional
  5. BRI Agroniaga
  6. KEB Hana
  7. Bank Mantap
  8. Ina Perdana
  9. UUS Jatim
  10. Bank Nobu
  11. Multi Artha Sentosa
  12. Bank Jatim
  13. Bank Mestika Dharma
  14. UUS OCBC NISP
  15. Bank Ganesha
  16. Bank Jateng
  17. UUS Sinarmas
  18. Bank Digital BCA
  19. UUS Bank Jateng
  20. BPD Bali
  21. Standard Chartered
  22. Bank Papua

BI juga menyatakan, bahwa jumlah peserta BI-FAST masih berpotensi untuk bertambah ke depannya. Penurunan biaya transfer antarbank ini bertujuan untuk mendukung konsolidasi industri dan integrasi ekonomi serta keuangan digital (EKD) nasional secara end to end.

Baca juga: Digital Hub Ikut Berkontribusi dalam Pengembangan Ekonomi Digital di BSD City

Soffi Amira Putri
soffi@side.id
Baru Dibuka

Glory Petshop - Alam Sutera

, Tangerang, Banten, 15143

Buka pukul 09:30 - 21:00 Buka

Side.id - Media Kawasan Alam Sutera, BSD dan Gading Serpong

Merupakan media untuk memberikan rekomendasi tempat yang berdasarkan lokasi, rating, dan kategori yang diinginkan. Sudah punya usaha bisnis dan ingin menyampaikan profil bisnis Anda kepada pembaca setia? Daftarkan sekarang! Gratis!