Features

Hari Pohon Sedunia, Inilah Alasan Kenapa Kamboja Selalu Ada di Kuburan Indonesia

Setiap tanggal 21 November, dunia memperingati Hari Pohon Sedunia. Dalam rangka memperingati Hari Pohon Sedunia, kali ini kita akan membahas pohon yang khas di Indonesia. Kalau kamu berkunjung ke kuburan di Indonesia, pastinya kamu bakal menemukan pohon kamboja di sana.

Lalu, kenapa pohon kamboja selalu ada di kuburan? Bukan soal mistis, tetapi keberadaan pohon kamboja juga ada penjelasan ilmiahnya lho! Dilansir dari berbagai sumber, inilah alasan mengapa pohon kamboja selalu ada di kuburuan Indonesia.

Fakta Biologis Pohon Kamboja Kamboja, semboja, atau frangipani merupakan kelompok tumbuhan dalam keluarga Plumeria. Pohon kamboja mulai mencapai masa dewasa ketika tingginya sudah melebihi satu meter. Tanaman khas tropis ini harus terkena cahaya matahari minimal enam jam setiap harinya. Pohon kamboja juga tumbuh dengan daun yang terbilang jarang, tetapi tebal.

Dilansir dari plantcaretoday.com, bunga kamboja memiliki beragam warna, yaitu putih, merah muda, merah, kuning, hingga merah keunguan. Bunga yang memiliki mahkota berjumlah empat atau enam ini termasuk langka serta dipercaya memiliki energi ghaib oleh masyarakat.

Lewati Perjalanan Panjang, Akhirnya Populer di Indonesia Sebenarnya, kamboja berasal dari Amerika Tengah. Nama famili dari tumbuhan ini adalah Plumeria, dan ditetapkan untuk menghormati Charles Plumier (1646 – 1706). Ia merupakan seorang pakar botani asal Prancis yang pertama kali meneliti tumbuhan ini. akhirnya, bibit pohon kamboja menyebar ke berbagai daerah tropis untuk ditanam dan dirasakan manfaatnya.

Pohon Kamboja Paling Banyak Ditemukan di Bali Berbeda dengan tempat yang ada di Indonesia, pohon kamboja bukan hanya ditanam di tanah perkuburan Bali saja lho. Pohon kamboja ditanam hampir di setiap pura serta sudut kampung dan memiliki fungsi yang penting di kebudayaan tersebut.

Di tempat lain di Indonesia, pohon kamboja sendiri ditanam di perkuburan, salah satunya untuk menjadi tempat berteduh bagi pengunjung yang datang. Tetapi, hal itu bukan satu-satunya alasan mengapa pohon kamboja ditanam di daerah perkuburan.

Dianggap Paling Pas untuk Tanah Perkuburan Dilansir dari gardeningknowhow.com, pohon kamboja bisa diperbanyak dengan mudah, yaitu hanya dengan stek batang. Iklim dan cuaca di Indonesia sangat cocok untuk pertumbuhan pohon kamboja. Dibanding dengan pohon lain, ia merontokkan bunganya sebelum layu dan dalam kondisi masih menyimpan wanginya.

Keadaan ini bisa membuat kuburan dapat tertabur bunga secara berkala dan tetap wangi, meskipun tidak ada orang yang datang untuk menaburkan bunga. Di sisi lain, jasad dalam kuburan bakal membusuk secara organik dan membuat tanahnya jadi subur. Pohon kamboja sangat membutuhkan pemupukan intens dan kuat, untuk bisa terus hidup dan berbunga. Jadi, bisa dikatakan jika pohon kamboja di kuburan adalah bentuk siklus pemupukan dan pengendalian aroma yang terus berputar.

Nah, siklus ini tidak optimal kalau menggunakan tumbuhan lain, misalnya tumbuhan berbuah yang bisa menambah bau saat membusuk atau bunga yang rontok saat layu. Bunga kamboja yang sudah rontok atau menjadi layu di tanah pun bisa dikumpulkan untuk dikeringkan dan dijadikan wewangian. Pohon kamboja juga bisa menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat disekitar kuburan. So, itulah alasan mengapa pohon kamboja selalu ada di kuburan Indonesia.

Soffi Amira Putri

soffi@side.id

Related Posts

Comments