SHARE
Home > News > News > Maskot APG 2018 Adalah Karya Alumni UMN Gading Serpong

Maskot APG 2018 Adalah Karya Alumni UMN Gading Serpong

30 October 2018 16:54 WIB News UMN

APG 2018 atau singkatan dari Asian Para Games 2018 adalah pesta olahraga yang diikuti oleh penyandang disabilitas. Pesta ini diadakan dari 6 Oktober 2018 hingga 13 Oktober 2018 lalu di Jakarta, Indonesia. Kali ini, Side.id akan fokus membahas mengenai maskot resmi APG 2018. Maskot resminya adalah elang bondol bernama “Momo”, yang dipilih untuk mewakili motivasi dan mobilitas. Ciri khas elang ini adalah kepala dan dada yang berwarna putih dan tubuh berwarna coklat gelap.

Pada desainnya, terlihat Momo mengenakan sarung betawi dengan ikat pinggang. Siapa sangka jika maskot APG 2018 ini adalah karya alumni desain komunikasi visual (DKV) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Gading Serpong angkatan 2013. Mereka adalah Christofle, Diva Stevina dan, Hardiansyah. Menurut wawancara, Christofle bersama dengan timnya bertugas menerjemahkan kata ‘motivasi’ dan ‘mobilitas’ dua dimensi yang telah dibuat Muhammad Akbar menjadi bentuk 3 dimensi. “Momo adalah singkatan dari mobilitas dan motivasi.

Maskot APG 2018 ini mewakili symbol kaum difabel yang harus terus bergerak maju dan dapat beradaptasi dengan mudah terhadap perubahan dunia”, terang Christofle. Sedangkan pada awalnya, Christofle mengaku bahwa ia hanya menerima pesan berantai dari temannya yang isinya sedang mencari tenaga freelance untuk sebuah projek animasi. Mungkin ini yang namanya iseng-iseng berhadiah ya Siders, karena setelah mendaftarkan diri dan mengirimkan portofolio, Christofle langsung dihubungi oleh Iman Taufik yang memberikan kepercayaan untuk mengolah momo dari 2 dimensi menjadi 3 dimensi.

“Senang bisa support event sebesar APG dan berkontribusi buat negara. Pastinya kita pengen bikin maskot denga tampilan yang terbaik supaya tidak kalah dari Asian Games 20818 yang sudah sukses terlebih dahulu”. ungkap Diva. Sedangkan Ardi memotivasi mahasiswa untuk terus berkarya, “Hargai setiap proses yang kalian jalani, karena menurut saya, karya terbaik adalah karya yang dikerjakan dengan sepenuh hati”.

Semangat dan terus berkarya ya Siders! (Febrica Side.id)


Side.id - Media Kawasan Alam Sutera, BSD dan Gading Serpong

Merupakan media untuk memberikan rekomendasi tempat yang berdasarkan lokasi, rating, dan kategori yang diinginkan. Sudah punya usaha bisnis dan ingin menyampaikan profil bisnis Anda kepada pembaca setia? Daftarkan sekarang! Gratis!
Home > Blog > News > Maskot APG 2018 Adalah Karya Alumni UMN Gading Serpong

Maskot APG 2018 Adalah Karya Alumni UMN Gading Serpong

30 October 2018 16:54 WIB
News UMN

APG 2018 atau singkatan dari Asian Para Games 2018 adalah pesta olahraga yang diikuti oleh penyandang disabilitas. Pesta ini diadakan dari 6 Oktober 2018 hingga 13 Oktober 2018 lalu di Jakarta, Indonesia. Kali ini, Side.id akan fokus membahas mengenai maskot resmi APG 2018. Maskot resminya adalah elang bondol bernama “Momo”, yang dipilih untuk mewakili motivasi dan mobilitas. Ciri khas elang ini adalah kepala dan dada yang berwarna putih dan tubuh berwarna coklat gelap.

Pada desainnya, terlihat Momo mengenakan sarung betawi dengan ikat pinggang. Siapa sangka jika maskot APG 2018 ini adalah karya alumni desain komunikasi visual (DKV) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) Gading Serpong angkatan 2013. Mereka adalah Christofle, Diva Stevina dan, Hardiansyah. Menurut wawancara, Christofle bersama dengan timnya bertugas menerjemahkan kata ‘motivasi’ dan ‘mobilitas’ dua dimensi yang telah dibuat Muhammad Akbar menjadi bentuk 3 dimensi. “Momo adalah singkatan dari mobilitas dan motivasi.

Maskot APG 2018 ini mewakili symbol kaum difabel yang harus terus bergerak maju dan dapat beradaptasi dengan mudah terhadap perubahan dunia”, terang Christofle. Sedangkan pada awalnya, Christofle mengaku bahwa ia hanya menerima pesan berantai dari temannya yang isinya sedang mencari tenaga freelance untuk sebuah projek animasi. Mungkin ini yang namanya iseng-iseng berhadiah ya Siders, karena setelah mendaftarkan diri dan mengirimkan portofolio, Christofle langsung dihubungi oleh Iman Taufik yang memberikan kepercayaan untuk mengolah momo dari 2 dimensi menjadi 3 dimensi.

“Senang bisa support event sebesar APG dan berkontribusi buat negara. Pastinya kita pengen bikin maskot denga tampilan yang terbaik supaya tidak kalah dari Asian Games 20818 yang sudah sukses terlebih dahulu”. ungkap Diva. Sedangkan Ardi memotivasi mahasiswa untuk terus berkarya, “Hargai setiap proses yang kalian jalani, karena menurut saya, karya terbaik adalah karya yang dikerjakan dengan sepenuh hati”.

Semangat dan terus berkarya ya Siders! (Febrica Side.id)

Baru Dibuka

Lumiere Kitchen & Wardrobe

Jl. Kp. Dongkol, Tangerang, Banten, 15320

Buka pukul 10:00 - 18:00 Buka

Side.id - Media Kawasan Alam Sutera, BSD dan Gading Serpong

Merupakan media untuk memberikan rekomendasi tempat yang berdasarkan lokasi, rating, dan kategori yang diinginkan. Sudah punya usaha bisnis dan ingin menyampaikan profil bisnis Anda kepada pembaca setia? Daftarkan sekarang! Gratis!