SHARE
Home > News > News > Wali Kota Tangsel Siapkan Sipermen dan Program D3, Cegah Lonjakan Urbanisasi
Wali Kota Tangsel Siapkan Sipermen dan Program D3, Cegah Lonjakan Urbanisasi

Wali Kota Tangsel Siapkan Sipermen dan Program D3, Cegah Lonjakan Urbanisasi

01 May 2023 15:08 WIB Pemkot Tangsel News Merahputih

Pemkot Tangsel terus melakukan antisipasi sekaligus menyiapkan berbagai strategi dalam menghadapi gelombang urbanisasi pasca Idulfitri.

Persiapan tersebut adalah surat edaran, pendataan melalui Sistem pendaftaran penduduk non permanen (Sipermen), hingga program Dilatih, Disertifikasi dan Ditempatkan (D3) yang semakin digencarkan untuk menjawab permasalahan urbanisasi di Kota Tangerang Selatan.

"Bahkan kami dari awal Ramadan, kami telah menerbitkan surat edaran ke Camat dan Lurah, yang salah satu isinya bahwa harapan kami sih kalau mudiknya berempat ya pulangnya berempat lagi," ujar Benyamin dari Ruang Anggrek Puspemkot Tangsel, Kamis (27/4).

Baca juga: Pemkot Tangsel Bakal Bedah 500 Rumah Tak Layak Huni

Pemkot Tangsel akan mengantisipasi lonjakan urbanisasi
Pemkot Tangsel akan mengantisipasi lonjakan urbanisasi. Foto: dok. Pemkot Tangsel

Menurutnya, kedatangan warga ke Tangerang Selatan tidak mungkin dilarang dan dicegah. Namun, ia mengingatkan agar yang datang ke Tangerang Selatan dibekali dengan skill atau kemampuan yang mumpuni.

"Tentu kami harapkan mereka mempunyai keterampilan yang dimiliki," ucap Benyamin.

Bahkan, Pemkot Tangsel juga menyiapkan strategi D3 untuk mengantisipasi apabila yang datang tidak dibekali cukup kemampuan. Hal ini harus dilakukan untuk mencegah terjadinya lonjakan pengangguran dari efek adanya urbanisasi ini.

Baca juga: Disperindagkop-UKM dan UNIQLO Dukung UMKM Lokal di Kota Tangerang

Pemkot Tangsel memperkirakan ada sekitar 4.000 pendatang baru di Tangsel
Pemkot Tangsel memperkirakan ada sekitar 4.000 pendatang baru di Tangsel. Foto: dok. Pemkot Tangsel

"Kami ada program D3, dan ada sertifikatnya untuk meningkatkan daya saing," ungkapnya.

Apalagi, Pemkot Tangsel juga sudah memperkirakan akan ada hampir 4.000 pendatang baru di Tangerang Selatan.

"Cenderungnya meningkat dari tahun ke tahun ya sekitar 7 sampai 15 persen, karena banyak juga yang mencari kerjanya di sekitar Tangsel yakni daerah industri seperti di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang," jelasnya.

Sedangkan di Tangerang Selatan, khususnya di bidang perdagangan dan jasa yang menjadi paling banyak dicari dan dibutuhkan. (*)

Baca juga: Wali Kota Tangsel Paparkan Program Pelayanan Kesehatan untuk Masyarakat

Soffi Amira P.
[email protected]

Side.id - Media Kawasan Alam Sutera, BSD dan Gading Serpong

Merupakan media untuk memberikan rekomendasi tempat yang berdasarkan lokasi, rating, dan kategori yang diinginkan. Sudah punya usaha bisnis dan ingin menyampaikan profil bisnis Anda kepada pembaca setia? Daftarkan sekarang! Gratis!
Home > Blog > News > Wali Kota Tangsel Siapkan Sipermen dan Program D3, Cegah Lonjakan Urbanisasi

Wali Kota Tangsel Siapkan Sipermen dan Program D3, Cegah Lonjakan Urbanisasi

01 May 2023 15:08 WIB
Pemkot Tangsel News Merahputih

Pemkot Tangsel terus melakukan antisipasi sekaligus menyiapkan berbagai strategi dalam menghadapi gelombang urbanisasi pasca Idulfitri.

Persiapan tersebut adalah surat edaran, pendataan melalui Sistem pendaftaran penduduk non permanen (Sipermen), hingga program Dilatih, Disertifikasi dan Ditempatkan (D3) yang semakin digencarkan untuk menjawab permasalahan urbanisasi di Kota Tangerang Selatan.

"Bahkan kami dari awal Ramadan, kami telah menerbitkan surat edaran ke Camat dan Lurah, yang salah satu isinya bahwa harapan kami sih kalau mudiknya berempat ya pulangnya berempat lagi," ujar Benyamin dari Ruang Anggrek Puspemkot Tangsel, Kamis (27/4).

Baca juga: Pemkot Tangsel Bakal Bedah 500 Rumah Tak Layak Huni

Pemkot Tangsel akan mengantisipasi lonjakan urbanisasi
Pemkot Tangsel akan mengantisipasi lonjakan urbanisasi. Foto: dok. Pemkot Tangsel

Menurutnya, kedatangan warga ke Tangerang Selatan tidak mungkin dilarang dan dicegah. Namun, ia mengingatkan agar yang datang ke Tangerang Selatan dibekali dengan skill atau kemampuan yang mumpuni.

"Tentu kami harapkan mereka mempunyai keterampilan yang dimiliki," ucap Benyamin.

Bahkan, Pemkot Tangsel juga menyiapkan strategi D3 untuk mengantisipasi apabila yang datang tidak dibekali cukup kemampuan. Hal ini harus dilakukan untuk mencegah terjadinya lonjakan pengangguran dari efek adanya urbanisasi ini.

Baca juga: Disperindagkop-UKM dan UNIQLO Dukung UMKM Lokal di Kota Tangerang

Pemkot Tangsel memperkirakan ada sekitar 4.000 pendatang baru di Tangsel
Pemkot Tangsel memperkirakan ada sekitar 4.000 pendatang baru di Tangsel. Foto: dok. Pemkot Tangsel

"Kami ada program D3, dan ada sertifikatnya untuk meningkatkan daya saing," ungkapnya.

Apalagi, Pemkot Tangsel juga sudah memperkirakan akan ada hampir 4.000 pendatang baru di Tangerang Selatan.

"Cenderungnya meningkat dari tahun ke tahun ya sekitar 7 sampai 15 persen, karena banyak juga yang mencari kerjanya di sekitar Tangsel yakni daerah industri seperti di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang," jelasnya.

Sedangkan di Tangerang Selatan, khususnya di bidang perdagangan dan jasa yang menjadi paling banyak dicari dan dibutuhkan. (*)

Baca juga: Wali Kota Tangsel Paparkan Program Pelayanan Kesehatan untuk Masyarakat

Soffi Amira P.
[email protected]
Baru Dibuka

Lumiere Kitchen & Wardrobe

Jl. Kp. Dongkol, Tangerang, Banten, 15320

Buka pukul 10:00 - 18:00 Tutup

Side.id - Media Kawasan Alam Sutera, BSD dan Gading Serpong

Merupakan media untuk memberikan rekomendasi tempat yang berdasarkan lokasi, rating, dan kategori yang diinginkan. Sudah punya usaha bisnis dan ingin menyampaikan profil bisnis Anda kepada pembaca setia? Daftarkan sekarang! Gratis!